Friday, 17 April 2026

HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL (INTERNATIONAL WOMEN’S DAY)

Hari Perempuan Internasional: Pendidikan Berkualitas Kunci Pekerja Perempuan Berdaya di Era Digital

Setiap tanggal 8 Maret dunia memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) sebagai Momentum ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat global untuk terus memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga. Selain itu, perempuan juga memiliki kontribusi besar dalam dunia kerja, pendidikan, ekonomi, serta pembangunan sosial. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia perempuan menjadi sangat penting.

Di era digital saat ini, pendidikan berkualitas menjadi faktor utama yang menentukan kemampuan perempuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman. Bagi kelas pekerja perempuan, pendidikan bukan hanya sarana menambah pengetahuan. Namun, pendidikan juga membantu meningkatkan keterampilan serta memperkuat kemampuan untuk memperjuangkan hak-hak normatif sebagai pekerja. https://www.instagram.com/p/DVmmQe7kgX1/?igsh=ZG1rMHhtcXlqaGs=

PENDIDIKAN SEBAGAI FONDASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

Pendidikan merupakan hak dasar setiap manusia tanpa memandang jenis kelamin. Bagi perempuan, pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan profesional serta kesadaran hukum dan sosial. Dalam konteks pekerja perempuan pendidikan dapat memberikan beberapa manfaat penting, anatara lain :

  1. Meningkatkan kompetensi kerja sehingga perempuan mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
  2. Meningkatkan kesadaran hak-hak pekerja, termasuk hak atas upah layak, cuti melahirkan, perlindungan dari diskriminasi dan kekerasan di tempat kerja.
  3. Mendorong kemandirian ekonomi, sehingga perempuan memiliki kekuatan dalam mengambil keputusan dalam keluarga dan masyarakat .
  4. Membuka peluang kepemimpinan perempuan dalam berorganisasi pekerja, serikat buruh, maupun lembaga sosial.

Dengan pendidikan yang baik, perempuan tidak lagi hanya dipandang sebagai tenaga kerja tambahan, tetapi sebagai sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan potensi digital.

TANTANGAN PEKERJA PEREMPUAN di ERA DIGITAL
Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia kerja. Otomatis, digitalisasi, serta penggunaan teknologi informasi menuntut pekerja untuk memiliki ketrampilan baru. Namun kelas pekerja perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, anatara lain :
   a. Keterbatasan akses pendidikan dan pelatihan
   b. Beban ganda antara pekerjaan dan tanggung jawab domestik.
   c. Kurangnya kesempatan keterampilan digital
   d. Diskriminasi gender di tempat kerja

Situasi ini membuat banyak pekerja perempuan sulit beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Oleh karena itu, pendidikan dan Pelatihan berbasis teknologi menjadi sangat penting agar perempuan tidak tertinggal dalam perkembangan ekonomi digital.

PERAN PENDIDIKAN dan PELATIHAN BAGI PEKERJA PEREMPUAN

Untuk mewujudkan perempuan yang berdaya di era digital, diperlukan dukungan pendidikan dan pelatihan yang inklusif bagi pekerja perempuan. Program ini dapat berupa ;

  1.    Pelatihan ketrampilan digital
  2.    Pelatihan kepemimpinan perempuan
  3.   Pendidikan hukum ketenagakerjaan
  4.   Pendidikan vokalis dan peningkatan keterampilan kerja.

Di Indonesia, perlindungan terhadap pekerja perempuan telah diatur dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketengakerjaan yang mengatur berbagai hak normatif pekerja perempuan, termasuk hak cuti melahirkan dan perlindungan kerja. Selain itu, pengaturan ketengakerjaan juga mengalami pembaruan melalui Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengatur reformasi dalam sistem ketenagakerjaan di indonesia.
Namun demikian keberadaan aturan hukum tersebut perlu didukung oleh peningkatan kesadaran dan pendidikan bagi pekerja perempuan agar mereka mampu memahami dan memperjuangkan hak-haknya.

PEREMPUAN BERDAYA UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH ADIL

Perempuan yang berpendidikan akan memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi. Mereka tidak hanya menjadi pekerja yang produktif, tetapi juga agen perubahan dalam keluarga, tempat kerja, dan masyarakat.

Momentum Hari perempuan sedunia harus menjadi pengingat bahwa pemberdayaan perempuan tidak cukup diwujudkan melalui kebijakan pendidikan, pelatihan serta perlindungan hukum yang nyata bagi pekerja perempuan. Dengan pendidikan yang berkualitas, perempuan dapat memperkuat posisi mereka di dunia kerja, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Pendidikan berkualitas merupakan kunci utama dalam mewujudkan perempuan yang berdaya di era digital. Bagi kelas pekerja perempuan, pendidikan bukan hanya alat untuk meningkatkan ketrampilan, tetapi juga sarana untuk memahami hak-hak mereka serta memperjuangkan secara kolektif.
Melalui semangat International Women’s Day diharapkan semakin banyak kesempatan pendidikan dan pelatihan yang terbuka bagi perempuan pekerja, khususnya untuk pekerja perempuan RTMM untuk terus mengembangkan potensi dan kesempatan serta meningkatkan kemampuan di bidang pendidikan dan pelatihan sehingga bisa beradvokasi di lingkungan pekerjaan untuk memperjuangkan hak-hak pekerja sesuai dasar UU ketenagakerjaan guna mengimbangi di era digitalisasi.

SELAMAT HARI PEREMPUAN SEDUNIA
PEREMPUAN BERDAYA, PENDIDIKAN BERKUALITAS , INDONESIA MAJU

DiBUAT OLEH : YENI ERAWATI
BIDANG PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
PP FSP RTMM
SPSI

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.